Eliana (209250106) PermainanTradisional Aceh Ular Naga-1

 

PERKEMBANGANFISIK DAN

MOTORIKANAK

 

PERMAINANTRADISIONALACEH:ULARNAGA

 

 


 

 


 


 

DisusunOleh: ELIANA

NIM:209250106

 UNIVERSITAS ISLAM NEGERI JAMBI


PERMAINANTRADISIONALACEH:ULARNAGA

1.  IdentitasPermainan

  Nama Permainan:UlarNaga

  AsalDaerah:Aceh

  JenisPermainan:Permainantradisionalrakyat

  JumlahPemain:Minimal6orang(lebihbanyaklebihseru)

  Peralatan:Tidakmemerlukanalatkhusus


 

2.  LatarBelakang

PermainanUlarNagamerupakansalahsatupermainanrakyat yangpopulerdiberbagai daerah Indonesia, termasuk di Aceh. Dalam budaya Aceh, permainan ini sering dimainkan oleh anak-anak di waktu sore hari atau saat perayaan hari besar, seperti Maulid Nabi dan perayaan kemerdekaan.

Selainberfungsisebagaihiburan,permainaninijugamenanamkannilai-nilaikerjasama, sportivitas, dan kebersamaan.


 

3.  TujuanPermainan

  Menghiburdanmempererathubunganantaranak-anak.

  Melatihkekompakan,ketangkasan,dankecepatan berpikir.

  Mengajarkanpentingnyakerjasamadanstrategidalamkelompok.


 

4.  CaraBermain

1.     Dua orang pemain berdiri saling berhadapan dan bergandengan tangan membentuk“gerbang”.Merekaberperansebagaipenjagagerbang(biasanya disebut “naga”).

2.     Pemainlainnyaberbarispanjangdansalingberpeganganpundakmembentuk ular naga.

3.     Sambilberjalanmengelilingipenjagagerbang,merekamenyanyikanlagukhas permainan, misalnya:

“tam-tambukuselerettiangbahu Patah lembing patah paku

Anakbelakangtangkapsatu Bunyi lonceng pukul satu”

4.     Saatlaguberakhir,“gerbang”diturunkanuntukmenangkappemainyangberada di bawahnya.

5.     Pemainyangtertangkapdiberipilihan,misalnya“pilihmatahariataubulan” (penjaga gerbang memilih dua kubu).

6.     Setelahsemuapemaintertangkap,keduakububerhadapdanmelakukanadu tarik-menarik untuk menentukan pemenang.


 

5.  Nilai-nilaiyangTerkandung

  Kebersamaandankekompakandalamtim.

  Sportivitasdalammenerimahasil.

  Kreativitasdalammemainkanperan.

  Keceriaandanhiburanbagianak-anak.


 

6.  WaktudanTempatPelaksanaan

  Tempat:Halamanrumah,lapangandesa,atautempatyangluasdanaman.

  Waktu:Biasanyasorehariatausaatacaraadatdanperayaanrakyat.


 

7.  Kesimpulan

Permainan tradisional Ular Naga dari Aceh bukan hanya sarana hiburan, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai pendidikan karakter dan sosial. Melestarikan permainan ini berartimenjagawarisanbudayabangsaagartidakhilangdidorongolehperkembangan teknologi modern.





Comments

Popular posts from this blog